Upaya Mesir Atasi Kerusuhan Dengan Cara Shutdown Internet

Posted by Bima Patriagama on Mar 4, 2011

Share this history on :
Peristiwa politik di Mesir menjadi polemik yang berkepanjangan, begitu juga upaya pemerintah untuk mengatasinya. Pemerintah Mesir akhirnya memerintahkan pemutusan akses internet dari empat ISP di Negara tersebut, akhirnya dengan adanya pemutusan ini efektif memblokir semua komunikasi internet selama protes anti-pemerintahan berlangsung.
Protes terhadapat pemerintahan yang korup, berikut disertai desersi ekonomi, dan kurangnya kebebasan berpolitik menjadikan menjamurnya komunitas anti pemerintahan yang saling berkomunikasi membentuk organisasi melalui situs jejaring sosial. Oleh karena itu, pemerintah Mesir melakukan blokade terhadap Twitter dan Facebook. Pemutusan ini diberlakukan untuk lima ISP yaitu Link Egypt, Vodafone/Raya, Telecom Egypt,
dan Etisalat Misr. Bahkan penyedia layanan internet terakhir di Mesir yaitu Noor Group akhirnya diperintahkan untuk memutuskan layanan internetnya dan saat ini Mesir sama sekali tidak memiliki koneksi internet kedalam maupun keluar negara mereka sendiri. Artinya saat ini Mesir dalam keadaan yang gelap gulita dari akses informasi internasional. Hal ini banyak menyebabkan kerugian yang amat besar bagi banyak perusahaan, contohnya saja Microsoft yang berada di area Cairo Smart Village yang membantu menghasilkan lowongan pekerjaan bagi anak muda Mesir yang berpendidikan dan juga lancar berbahasa Inggris.
Sebenarnya hal ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Mesir, misalnya pada kejadian yang terjadi pada pemerintahan Burma pada September 2007 yang juga memerintahkan pemutusan, dan negara Nepal yang memutuskan koneksi internet Internasional setelah pemerintah mengumumkan keadaan darurat militer pada bulan Februari 2005.

Artikel Terkait

Article :

{ 1 comments ... read them below or add one }

obat penyakit jantung said...

wataw,.,, ada2 ajj nie...

Post a Comment